Pergantian tahun menjadi momen penting yang dirayakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Selain pesta dan kembang api, banyak negara memiliki tradisi khas yang diwariskan turun-temurun sebagai simbol harapan, keberuntungan, dan awal yang lebih baik. Tradisi-tradisi ini mencerminkan nilai budaya serta kepercayaan yang masih dijaga hingga kini.
Spanyol - Tradisi Makan 12 Anggur
(1) Dokumentasi Foto oleh Shaun Merritt, CC BY 2.0, (2) Dokumentasi Foto oleh Valereee, CC BY-SA 4.0
Di Spanyol, malam Tahun Baru identik dengan kebiasaan memakan 12 butir anggur tepat saat lonceng tengah malam berbunyi. Setiap dentingan jam disertai dengan satu buah anggur yang harus dimakan. Dua belas anggur tersebut melambangkan dua belas bulan dalam setahun. Tradisi ini dipercaya membawa keberuntungan, kesehatan, dan kelancaran hidup sepanjang tahun baru. Meskipun tampak sederhana, ritual ini sering menjadi tantangan tersendiri karena harus dilakukan dengan cepat mengikuti irama lonceng.
Jepang - 108 Dentingan Lonceng Kuil
(1) Dokumentasi Foto oleh Fumihiko Ueno, CC BY 3.0, (2) Dokumentasi Foto oleh フォト蔵, CC BY 2.1 jp
Di Jepang, Tahun Baru disambut dengan suasana yang lebih reflektif melalui ritual keagamaan Buddha yang disebut Joya no Kane. Dalam tradisi ini, lonceng kuil dibunyikan sebanyak 108 kali menjelang pergantian tahun. Angka 108 diyakini melambangkan sifat atau keinginan negatif manusia yang perlu dilepaskan. Setiap dentingan lonceng dianggap sebagai proses pembersihan diri, sehingga masyarakat dapat memasuki tahun baru dengan hati yang lebih tenang dan pikiran yang jernih.
Brasil - Melompati Tujuh Ombak Laut
(1) Dokumentasi Foto oleh hbpro/Shutterstock, (2) Dokumentasi Foto via medium.com
Di Brasil, khususnya di wilayah pesisir, masyarakat merayakan Tahun Baru dengan mendatangi pantai dan melompati tujuh ombak laut. Banyak orang mengenakan pakaian putih sebagai simbol kedamaian dan harapan baru. Setiap lompatan ombak sering diiringi dengan doa atau harapan tertentu. Tradisi ini juga berkaitan dengan kepercayaan terhadap dewi laut Yemanjá, yang dianggap mampu memberikan perlindungan dan keberkahan.
Yunani - Tradisi Memecahkan Delima
(1) Dokumentasi Foto oleh Augustus Binu, CC BY-SA 3.0, (2) Dokumentasi Foto oleh Fir0002, GFDL 1.2
Di Yunani, delima menjadi simbol penting dalam perayaan Tahun Baru. Buah ini dipecahkan di depan pintu rumah sebagai lambang kesuburan, keberuntungan, dan kemakmuran. Banyaknya biji delima yang berhamburan dipercaya mencerminkan banyaknya berkah yang akan diterima keluarga sepanjang tahun mendatang.
Ditulis oleh Noverdy R
Referensi:
- Liputan6 – Tradisi Unik Tahun Baru di Berbagai Negara
- DetikEdu – Tradisi Makan Anggur di Spanyol
-
TravelLocal – New Year Traditions Around the World

