Dari Kehancuran Menuju Pengakuan: “Pinata” Solo Exhibition by Herzven

19 Januari 2026
Dari Kehancuran Menuju Pengakuan: “Pinata” Solo Exhibition by Herzven
Diterbitkan pada  Diperbarui pada  

Jakarta kembali menghadirkan ruang perenungan lewat sebuah pameran seni yang lahir dari pengalaman personal mendalam. Bertajuk “Pinata”, pameran tunggal terbaru dari seniman Herzven resmi digelar di Nirmana Falatehan, Blok M. Pameran ini bukan sekadar menampilkan karya visual, melainkan juga menjadi medium pengakuan jujur atas rasa kehilangan, kehancuran, dan proses bertahan setelah tragedi yang mengubah hidup sang seniman. Melalui “Pinata”, Herzven mengajak publik menyelami perjalanan emosionalnya ketika rumah yang ia tinggali hangus dilalap api, menyisakan puing, kenangan, dan pertanyaan tentang makna membangun kembali diri.

Dokumentasi Foto Mural di Pameran Solo Herzven "Pinata" oleh Tim SpaceJakarta

Pengalaman traumatis tersebut menjadi titik balik yang membentuk arah karya-karya dalam pameran ini. Herzven mempresentasikan berbagai medium, mulai dari mural hingga instalasi, yang lahir langsung dari kehancuran yang ia alami. Api yang merenggut ruang hidupnya justru membuka ruang baru bagi ekspresi artistik. Beberapa karya bahkan secara harfiah dibentuk dari sisa-sisa rumahnya yang terbakar, material yang sebelumnya tak bernilai, kini diolah menjadi bahasa visual yang kuat dan emosional. Dalam konteks ini, kehancuran tidak ditampilkan sebagai akhir, melainkan sebagai awal dari narasi baru.

Dokumentasi Foto Suasana di Pameran Solo Herzven "Pinata" oleh Tim SpaceJakarta

“Pinata” juga menjadi catatan perjalanan kreatif Herzven, memperlihatkan bagaimana luka dan kehilangan dapat bertransformasi menjadi sumber penciptaan. Karya-karya yang dipamerkan merefleksikan proses panjang menerima realitas, menggali emosi terdalam, hingga menemukan keberanian untuk mengekspresikannya. Seperti pinata yang harus dipecahkan agar isinya keluar, Herzven memaknai kehancuran hidupnya sebagai momen ketika dirinya “terbelah terbuka”, memungkinkan sesuatu yang selama ini terpendam akhirnya muncul ke permukaan. Dari situ, seni hadir sebagai cara untuk berdamai sekaligus berbagi cerita dengan publik.

Dokumentasi Foto Suasana di Pameran Solo Herzven "Pinata" oleh Tim SpaceJakarta

Melalui pameran ini, Herzven berharap para pengunjung tidak hanya melihat karya sebagai objek visual, tetapi juga merasakan proses di baliknya bahwa dari puing-puing kehidupan, selalu ada kemungkinan untuk menciptakan makna baru. “Pinata” terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi secara gratis hingga 8 Februari 2026 di Nirmana Falatehan, Blok M. Pameran ini menjadi undangan terbuka bagi siapa pun yang ingin menyaksikan bagaimana seni mampu tumbuh dari abu, dan bagaimana kehancuran dapat menjadi pintu menuju kejujuran, keberanian, serta harapan.

Informasi:
Lokasi: Nirmana Falatehan, Blok M
Tanggal: 11 Januari – 8 Februari 2026 
Operasional: Selasa – Minggu (10.00-21.00 WIB)
Instagram: @herzven

 

Ditulis oleh Noverdy R

Diterbitkan pada  Diperbarui pada  

Tulis komentar