Di tengah dinamika seni rupa Jakarta yang terus bergerak, Ara Contemporary menghadirkan sebuah pameran tunggal yang menarik perhatian yaitu solo exhibition “Depictions, Depictions” dari Adytria Negara. Pameran ini bukan sekadar sajian visual, melainkan ajakan untuk berhenti sejenak dan memperhatikan ulang cara kita memandang benda-benda di sekitar. Melalui pendekatan yang tenang namun penuh ketelitian, Adytria membawa pengunjung masuk ke dalam dunia yang tampak familiar, tetapi perlahan terasa asing ketika diamati lebih lama.
Dokumentasi Foto Suasana Pameran "Depictions, Depictions" di Ara Contemporary oleh Tim SpaceJakarta
Berangkat dari teknik trompe l’oeil, Adytria Negara mengolah lukisan cat minyak dengan tingkat ketelitian yang tinggi untuk menciptakan ilusi visual yang hampir menyerupai kenyataan. Objek-objek sehari-hari seperti buku, benang, hingga bentuk-bentuk rakitan sederhana, direpresentasikan dengan sangat presisi hingga seolah benar-benar hadir di depan mata. Namun justru di titik inilah permainan visual dimulai, apa yang terlihat nyata ternyata hanyalah permukaan kanvas yang diam.
Dokumentasi Foto Suasana Pameran "Depictions, Depictions" di Ara Contemporary oleh Tim SpaceJakarta
Dalam proses kreatifnya, Adytria juga mengangkat pendekatan yang dekat dengan praktik “memulung” visual dan makna. Ia mengumpulkan inspirasi dari benda-benda yang kerap terabaikan, yang mungkin tidak lagi memiliki nilai penting dalam keseharian. Dari sana, objek-objek tersebut dihidupkan kembali sebagai fragmen waktu, jejak penggunaan, perubahan fungsi, hingga lapisan cerita yang mungkin sudah lama terlupakan. Tidak mengejar hal yang megah atau spektakuler, ia justru menemukan keindahan pada yang sederhana dan luput dari perhatian.
Dokumentasi Foto Suasana Pameran "Depictions, Depictions" di Ara Contemporary oleh Tim SpaceJakarta
Melalui “Depictions, Depictions”, pengunjung diajak untuk mempertanyakan kembali batas antara realitas dan representasi. Setiap karya bukan hanya tentang ketepatan visual, tetapi juga tentang cara kita membaca ulang dunia yang kita anggap sudah kita kenal. Di ruang pameran ini, hal-hal kecil yang sering terlewat justru menjadi pusat perhatian, sebuah pengingat bahwa dalam keseharian yang tampak biasa, selalu ada lapisan makna yang menunggu untuk ditemukan kembali.
Informasi:
Lokasi: Ara Contemporary, Jakarta Selatan
Tanggal: Hingga 09 Mei 2026
Jam Operasonal: Selasa - Sabtu, 11.00 – 19.00 WIB
Free Entry
Ditulis oleh Noverdy R

