Merayakan Hari Ibu Lewat Lukisan: Jejak Kasih yang Abadi

22 Desember 2025
Merayakan Hari Ibu Lewat Lukisan: Jejak Kasih yang Abadi
Diterbitkan pada  Diperbarui pada  

Hari Ibu menjadi momen reflektif untuk merayakan sosok ibu sebagai sumber cinta, kekuatan, dan pengorbanan yang tak tergantikan. Lebih dari sekadar perayaan, Hari Ibu adalah ruang untuk mengingat peran ibu dalam membentuk kehidupan, nilai, dan masa depan keluarga. Seni rupa kerap menjadi medium yang jujur dan puitis untuk menyampaikan pengalaman emosional tersebut, karena melalui visual, perasaan yang sulit diucapkan dapat hadir dengan lebih dalam dan personal.

(1) Dokumentasi Foto oleh Pixabay via Pexels, (2) Dokumentasi Foto oleh Ilo Frey via Pexels

Di 2Madison Gallery, tema tentang ibu hadir dalam beragam karya seniman yang menafsirkan sosok ibu dari sudut pandang yang berbeda-beda. Beberapa di antaranya adalah karya Gabrielle Andhita, Taj Ega, Zubaidah, Mujib Darjo, dan Ummi Shabrina. Melalui gaya, medium, dan narasi visual masing-masing, para seniman ini mengangkat kisah tentang cinta, pengorbanan, kenangan, serta perjuangan ibu dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan galeri ini ruang yang sarat makna dan empati.

Dokumentasi Karya Seniman Gabrielle Andhita di 2Madison Gallery dan Karya Seniman Taj Ega oleh Tim SpaceJakarta

Karya Gabrielle Andhita berjudul “A Mom & Her Baby 1” dan “A Mom & Her Baby 2” merekam pengalaman pertamanya menjadi seorang ibu. Lukisan-lukisan ini memancarkan cinta yang dalam dan murni, sebuah perasaan baru yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Sementara itu, Taj Ega melalui karyanya “Unfading Fragrance” mengekspresikan kekaguman terhadap sosok wanita terhebat dalam hidup manusia, yaitu ibu. Karya ini menjadi penghormatan atas ketulusan, keteguhan, dan keharuman kasih sayang ibu yang tak pernah pudar oleh waktu.

Dokumentasi Foto Karya-karya Zubaidah dan Mujib Darjo di 2Madison Galllery oleh Tim SpaceJakarta

Zubaidah menghadirkan karya “Sepanjang Masa” dan “Lentera” yang menggambarkan cinta ibu sebagai sesuatu yang abadi dan melampaui batas waktu. Ibu digambarkan sebagai cahaya yang senantiasa menuntun anaknya keluar dari kegelapan, memberi arah dan harapan. Di sisi lain, Mujib Darjo melalui karyanya “Kopi Sudah Dingin” menghadirkan suasana perenungan tentang kerinduan dan kenangan seorang ibu terhadap kehangatan keluarga. Kopi yang dingin menjadi simbol waktu yang berlalu, kesabaran yang teruji, serta harapan-harapan yang pernah hadir di tengah kebersamaan.

Dokumentasi Foto Karya-karya Ummi Shabrina di 2Madison Gallery oleh Tim SpaceJakarta 

Sementara itu, Ummi Shabrina melalui karya “Carrying Home” dan “The Weary Return” mengangkat realitas perjuangan fisik dan emosional seorang ibu dalam menyeimbangkan peran kerja dan keluarga. Karya-karya ini menjadi simbol beban ganda yang dipikul ibu, sekaligus menggambarkan pengorbanan, keteguhan hati, dan daya tahan perempuan di tengah tuntutan sosial yang kompleks. Keseluruhan karya bertema ibu ini dapat ditemukan dan dinikmati secara langsung di 2Madison Gallery, atau melalui informasi lebih lanjut di website resmi 2madison.com. Semoga Hari Ibu kali ini menjadi momen untuk menghargai, merayakan, dan mengungkapkan rasa cinta kita kepada sosok ibu yang luar biasa. Selamat Hari Ibu!

Informasi:
Kemang: PROMENADE 20, Jl. Bangka Raya No.20 Unit A, RT.11/RW.3, Kemang
Pondok Indah: Pondok Indah Plaza 2 Pd. Indah Plaza 2, Jl. Metro Pondok Indah
Instagram: @2madison_gallery / @space_jakarta
Website: 2madison.com

 

Ditulis oleh Noverdy R

Diterbitkan pada  Diperbarui pada  

Tulis komentar