Blitzkrieg Club: Membaca Ruang, Memori, dan Imaji Masa Kini

29 Januari 2026
Blitzkrieg Club: Membaca Ruang, Memori, dan Imaji Masa Kini
Diterbitkan pada  Diperbarui pada  

Blitzkrieg Club merupakan sebuah kolektif seniman lintas disiplin yang berbasis di Jakarta dan Bandung. Kolektif ini menyatukan praktik seni visual, ilustrasi, komik, desain, hingga arsitektur dalam sebuah ekosistem kolaboratif yang menekankan eksplorasi visual, riset budaya, serta pendekatan naratif yang kuat. Melalui kerja bersama, Blitzkrieg Club menghadirkan spektrum karya yang luas, mulai dari ilustrasi naratif dan desain komersial, hingga eksplorasi ruang, memori, dan identitas visual yang merefleksikan dinamika kehidupan kontemporer.

Foto-foto Kegiatan Blitzkrieg Club

Sebagai kolektif, Blitzkrieg Club tidak hanya berfungsi sebagai wadah berkarya, tetapi juga sebagai ruang dialog antarpraktik. Setiap anggotanya memiliki latar belakang dan pendekatan artistik yang berbeda, namun saling beririsan dalam keberanian bereksperimen serta ketajaman karakter visual. Para anggotanya aktif berkarya secara profesional dan telah berpartisipasi dalam berbagai pameran nasional maupun internasional, menjadikan kolektif ini sebagai salah satu representasi penting dari perkembangan seni visual kontemporer Indonesia. Mari berkenalan dengan para anggotanya:

Dokumentasi Karya-karya Thy Atelier

Thy Atelier, studio desain yang didirikan oleh duo seniman Henry dan Hilda, dikenal melalui reinterpretasi gaya klasik yang dipadukan dengan estetika pop culture dan nuansa retro. Pendekatan mereka menghasilkan karya visual yang nostalgik sekaligus segar. Karya-karya Thy Atelier telah dipresentasikan dalam berbagai ajang, antara lain Art for Humanity 2, Cyborg! Prima Facie, Jakarta Illustration Creative Art Fair, hingga Art Jakarta 2024.

Dokumentasi Foto dan Karya-karya Anwita Citriya

Anwita Citriya adalah ilustrator dan komikus asal Bandung yang karyanya banyak mengeksplorasi emosi tersembunyi, ketakutan, serta memori yang terpendam. Dengan ketertarikan pada psikologi, neuroscience, dan horor psikologis, Anwita menghadirkan narasi visual yang intens dan reflektif. Sejak 2021, ia aktif sebagai komikus dan cover artist profesional untuk penerbit di Amerika Serikat, terlibat dalam proyek-proyek seperti Universal Monsters (Image Comics), Something is Killing the Children (BOOM! Studios), dan SOMNA (DSTLRY). Karyanya telah dipamerkan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dokumentasi Foto dan Karya-karya Ria Ridwana

Ria Ridwana merupakan sketcher dan desainer arsitektur dari Jakarta yang berfokus pada dokumentasi rumah dan arsitektur tradisional Indonesia. Melalui sketsa tinta dan akvarel, ia menyoroti detail, struktur, serta narasi yang melekat pada bangunan. Selain aktif berpameran, Ria juga mengajar melalui berbagai workshop sketsa dan ilustrasi arsitektur, serta telah meraih sejumlah penghargaan nasional dan internasional. Karyanya pernah ditampilkan dalam pameran seperti LINESCAPE: Harmoni Linimasa 2023 dan Sketsa Nusantara Stillman & Birn 2024.

Dokumentasi Foto dan Karya-karya Rhoald Marcellius

Rhoald Marcellius adalah komikus profesional dengan pengalaman bekerja bersama penerbit internasional ternama seperti Marvel, Image Comics, dan Titan Books. Ia terlibat dalam berbagai judul, termasuk Hulk, All-New Inhumans, dan Contest of Champions. Keahliannya mencakup comic art, character design, pengembangan storyline, serta ilustrasi, menjadikannya salah satu figur penting dalam praktik komik internasional asal Indonesia.

Dokumentasi Foto dan Karya-karya Bonaventura Kevin

Bonaventura Kevin merupakan desainer dan seniman visual yang mengeksplorasi relasi antara seni dan arsitektur, dengan perhatian khusus pada aktivitas sehari-hari dan cara manusia menghuni ruang. Karya-karyanya menampilkan observasi yang peka terhadap lingkungan binaan dan pengalaman manusia di dalamnya. Ia telah berpartisipasi dalam berbagai pameran internasional, antara lain Bangkok Illustration Fair 2025, Jakarta Illustration Fair 2025, Accidentally Wes Anderson Exhibition 2024 di Seoul, serta Singapore Archifest 2020.

Dokumentasi Foto dan Karya-karya Claudia Clara

Claudia Clara adalah ilustrator yang terinspirasi oleh ciptaan Tuhan, mulai dari lanskap alam hingga makhluk-makhluk kecil serta kenangan masa kecil dan pengalaman hidup personal. Ia menerjemahkan inspirasi tersebut ke dalam ilustrasi yang penuh warna, ringan, dan ekspresif. Karyanya telah dipamerkan di berbagai ajang internasional dan nasional, termasuk Bangkok Illustration Fair (2024 & 2025), Kuala Lumpur Illustration Fair 2024, Museum of Speaking Skin oleh Lactacyd (2025), dan Anima Mundi Exhibition 2023.

Dokumentasi Foto dan Karya-karya Ramzi Firhad

Ramzi Firhad adalah seniman visual yang mengkhususkan diri pada digital painting dengan kecenderungan tema gelap dan metafisik. Karyanya mengeksplorasi relasi antara psikologi manusia dan dunia supernatural melalui simbolisme serta narasi eksistensial. Ramzi dikenal luas melalui proyek-proyek seperti sampul album Hindia (2022), serta pameran Amor Fati (2020) dan We Can Fest (2023), yang menegaskan posisinya dalam perkembangan digital painting kontemporer dan visual surrealistis di Indonesia.

Dokumentasi Foto dan Karya-karya Yenni Laud

Yenni Laud merupakan seniman digital dengan pengalaman luas dalam visual development dan industri komik internasional. Ia terlibat dalam berbagai proyek besar seperti Star Wars, Spider-Woman, Superman, Batman, Harley Quinn, Goliath Girls, dan Guerres et Dragons. Selain itu, ia juga mengerjakan proyek untuk berbagai brand global, termasuk Samsung, Starbucks, Grab, dan Pizza Hut. Keahliannya meliputi coloring dan lineart komik, concept art, ilustrasi, visual development, serta pembuatan aset untuk game dan animasi.

Dokumentasi Foto Grup Blitzkrieg Club pada saat Proses Display Karya di 2Madison Gallery

Melalui keberagaman praktik dan latar belakang anggotanya, Blitzkrieg Club menghadirkan sebuah lanskap visual yang kaya dan berlapis. Partisipasi mereka sebagai salah satu kolektif terpilih dalam pameran IT'S Y(O)UR TIME di 2Madison Gallery menegaskan posisi Blitzkrieg Club sebagai representasi penting dari generasi seniman Indonesia yang aktif berdialog dengan konteks global, tanpa kehilangan akar lokal dan kepekaan terhadap isu ruang, narasi, serta pengalaman manusia.

 

Ditulis oleh Noverdy R

Diterbitkan pada  Diperbarui pada  

Tulis komentar