Di era digital seperti saat ini, gadget kerap menjadi “penolong” bagi para orang tua untuk mengatasi sang buah hati yang sedang rewel. Namun, tanpa disadari penggunaan layar (screen time) yang berlebihan dapat berdampak negatif bagi tumbuh kembang si kecil. Berdasarkan penelitian, screen time yang tidak terkontrol berisiko menghambat kemampuan motorik, perkembangan bahasa, hingga kontrol emosi pada anak usia dini. Anak yang terlalu lama menatap layar cenderung kurang dalam aktivitas fisik dan minim interaksi sosial.
1) Dokumentasi Foto oleh Jonathan Borba via Unsplash, 2) Foto oleh Ian Taylor via Unsplash
Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk menyiapkan aktivitas pengganti yang tak kalah seru agar si kecil tidak lagi ketergantungan terhadap gadget. Berikut beberapa aktivitas seru yang bisa jadi pilihan untuk mengatasi kecanduan si kecil terhadap gadget:
Bermain Kreatif di Rumah
Orang tua dapat mengajak anak menggambar, mewarnai, atau membuat kerajinan tangan sederhana (seperti mainan DIY). Kegiatan ini dapat mendorong kreativitas sekaligus motorik halus anak.
Bermain di Luar Ruangan
Dengan mengajak anak bermain di halaman atau taman, orang tua dapat meningkatkan aktivitas fisik serta menjaga kesehatan si kecil.
Membaca Buku Bersama
Aktivitas membaca buku bersama dapat melatih daya imajinasi serta memperkaya kemampuan bahasa anak.
Melibatkan Anak dalam Tugas Rumah
Melibatkan anak dalam membantu tugas sederhana di rumah seperti merapikan rumah, menyiram tanaman, atau memasak. Aktivitas ini akan menumbuhkan kemandirian dan rasa tanggung jawab pada diri anak sedari dini.
1) Dokumentasi Foto oleh Nappy via Unsplash, 2) Foto oleh Vitaly Gariev via Unsplash
Mengurangi screen time pada anak memang perlu kesabaran, namun dengan adanya interaksi langsung dari orang tua tentu akan menjadi media belajar terbaik yang takkan tergantikan oleh teknologi apa pun.
Penulis: Salsabila
Editor: Noverdy R
Referensi:
-
Manfaatin, E., & Aulia, M. (2024). Pengaruh Screen Time terhadap Perkembangan Anak Usia Dini. al-muhadzab: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 18-31.

