Banyak orang bertanya, mengapa Vincent van Gogh baru dikenal setelah meninggal dunia? Salah satu alasannya adalah karena gaya lukisnya yang berbeda dari kebiasaan pada masa itu. Ia menggunakan warna-warna berani dan sapuan kuas yang ekspresif, sesuatu yang belum banyak diterima oleh masyarakat. Karya-karyanya dianggap tidak biasa, bahkan sulit dipahami, sehingga tidak banyak yang tertarik saat ia masih hidup.
Dokumentasi Suasana Monastery Saint-Paul de Mausole, Saint-Rémy-de-Provence
Selain itu, kehidupan Van Gogh juga tidak mudah. Ia hidup dalam keterbatasan dan tidak memiliki jaringan besar di dunia seni. Ia lebih banyak mengandalkan dukungan dari adiknya, Theo van Gogh. Di tengah perjuangannya, kondisi mentalnya sempat memburuk hingga ia dirawat di Monastery Saint-Paul de Mausole. Meski berada dalam masa sulit, ia tetap melukis dengan tekun, menunjukkan betapa kuat dorongan berkaryanya.
Dokumentasi Suasana Monastery Saint-Paul de Mausole, Saint-Rémy-de-Provence
Setelah Van Gogh dan Theo meninggal, peran penting dilanjutkan oleh Johanna van Gogh-Bonger. Ia tidak hanya menyimpan karya-karya Van Gogh, tetapi juga aktif memperkenalkannya ke publik. Ia menerbitkan surat-surat Van Gogh, yang membuka mata banyak orang tentang pemikiran dan perasaannya. Dari situlah dunia mulai melihat Van Gogh dengan cara yang berbeda. Ia yang dulu dianggap aneh, kini justru dipandang sebagai pelopor seni modern membuktikan bahwa sebuah karya kadang baru dihargai ketika waktunya sudah tepat.
Ditulis oleh Noverdy R
Referensi:
- Van Gogh Museum - Biography of Vincent van Gogh
- Tate - Who was Vincent van Gogh?

