Mengenal 6 Grup dan Komunitas Seni yang Terpilih di Open Submission 2Madison Gallery 2026

December 31, 2025
Mengenal 6 Grup dan Komunitas Seni yang Terpilih di Open Submission 2Madison Gallery 2026
Published on  Updated on  

2Madison Gallery kembali menghadirkan pameran bergengsi dengan menampilkan karya-karya dari enam grup dan komunitas seni terpilih melalui Open Submission 2026. Setiap kelompok membawa perspektif, gaya, dan semangat kreatif yang berbeda, namun sama-sama menunjukkan dedikasi mereka dalam dunia seni kontemporer Indonesia. Berikut profil singkat para komunitas yang akan berpameran:

Biro Tanpa Tanda Djasa
(Tangerang)

Dokumentasi Foto Karya dan Kegiatan Grup Biro Tanpa Tanda Djasa

Biro Tanpa Tanda Djasa adalah sekelompok dosen/pengajar yang berhasil menyeimbangkan kehidupan akademik dengan eksplorasi seni. Di tengah kesibukan mengajar, dan membimbing mahasiswa, mereka tetap menemukan waktu untuk berkarya dari sketsa dan ilustrasi digital. Bagi mereka, seni bukan sekadar hobi, tetapi juga cara untuk tetap terhubung dengan passion awal dan menyalurkan kreativitas. Kesibukan mereka yang padat justru menjadi bahan bakar bagi karya-karya yang penuh dedikasi dan energi.

Anggota: Nadia Mahatmi, Adhreza Brahma, Luisa Erica, Rani Aryani, Mariska Legia, Christina Flora

Blitzkrieg Club
(Jakarta, Bandung)

Dokumentasi Foto Karya dan Kegiatan Grup Blitzkrieg Club

Blitzkrieg Club adalah kolektif seniman yang memadukan bidang seni visual, ilustrasi, komik, desain, dan arsitektur. Mereka menekankan kolaborasi kreatif dan eksplorasi visual yang luas, dari ilustrasi naratif, desain komersial, hingga penelitian ruang dan budaya. Anggota grup ini aktif berkarya secara profesional, baik di pameran nasional maupun internasional, sehingga setiap karya mereka memancarkan karakter visual yang kuat dan beragam.

Anggota: Thy Atelier, Anwita Citriya, Ria Ridwana, Rhoald Marcellius, Bonaventura Kevin, Claudia Clara, Ramzi Firhad, Yenni Laud

eSeR93
(Bandung, Tangerang)

Dokumentasi Foto Karya-karya dari Grup eSer93

eSeR93 lahir dari pengalaman bersama para seniman dan desainer semasa kuliah di ITB. Selama bertahun-tahun, mereka mengeksplorasi musik, tari, dan pameran seni sebagai bagian dari proses menemukan jati diri. Kolektif ini menekankan semangat kebersamaan dan passion individu, serta terus berkarya melalui pameran dan lelang karya. Karya mereka mencerminkan pengalaman hidup yang beragam dan energi kreatif yang terjaga dari masa kuliah hingga kini.

Anggota: Deden Hendan Durahman, Deny Murtiyono, Dina Riyanti, Feni Afiani, Heni Pujaswati, Muhammad Yahya Hidayat, Nino Puriando, Punjung Wratsongko, Sandy Rismantojo, Triyadi Guntur Wiratmo, Veri Apriyatno, Yandi Prayudhi

MSG Collective
(Jakarta)

Dokumentasi Foto Karya dan Kegiatan Grup MSG Collective

MSG Collective merupakan kelompok seniman visual yang fokus pada pengalaman personal, emosi, dan dinamika kehidupan urban. Karya-karya mereka berfungsi sebagai arsip personal yang merekam perasaan, trauma, dan pertanyaan eksistensial. Dengan eksplorasi garis, bentuk, dan warna, MSG Collective menampilkan praktik seni kontemporer yang menyoroti identitas, masalah hidup, dan kemungkinan transformasi pengalaman gelap menjadi sesuatu yang bermakna. Mereka membawa perspektif yang reflektif, penuh emosi, dan tetap relevan dengan kehidupan kota modern.

Anggota: Gani Gaber, Mivetboi, Favian Ra, Fildzayu, Toxicmotel, Hagatara, Rama Penyu

NPC / Nostalgic Playful Collective
(Jakarta)

Dokumentasi Foto Karya dan Kegiatan Grup NPC/Nostalgia Playful Collective

NPC atau Nostalgic Playful Collective hadir sebagai laboratorium kreatif bagi perupa muda. Mereka menggabungkan nostalgia dan permainan dengan refleksi sosial, menampilkan karya yang luwes, akrab, dan kontekstual. Meskipun karyanya terasa ringan dan naratif, NPC menyoroti isu-isu penting seperti identitas, kecemasan generasional, relasi sosial, hingga absurditas kehidupan modern. Kolektif ini menggunakan ingatan dan budaya populer sebagai medium untuk membuka percakapan baru tentang pandangan generasi muda terhadap dunia.

Anggota: Antonio Reinhard, Fanny Yahya, Widya Ika Lestari, Fariz Revansa, Findy Tian, Shavira Mada, Tiko Betus, Jason Arifin

Sarang Tengah Art Collective
(Surakarta, Bondowoso, Banyuwangi, Surabaya)

Dokumentasi Foto Karya dan Kegiatan Grup Sarang Tengah Art Collective

Sarang Tengah lahir dari semangat mahasiswa untuk memiliki ruang berekspresi di luar akademik. Kelompok ini menjadi wadah bagi para anggotanya untuk berdiskusi, berkarya, dan mendukung proses kreatif satu sama lain. Mereka aktif dalam berbagai pameran dan proyek komunitas, dari pameran perdana hingga mural publik, sambil tetap mengeksplorasi semangat kolektif dan kreativitas. Sarang Tengah menjadi simbol ruang kreatif di tengah perjalanan bertumbuh dan belajar bersama tanpa kehilangan arah.

Anggota: Abdul Irsyad, Hafidh Nur Alfarizi, Imam Bawon, Ricky Roganda, Rusdan Efendi, Rizky Romansyah, Toad Nur Alim

Setiap komunitas ini membawa kekayaan cerita, gaya, dan pendekatan unik mereka sendiri. Dari eksplorasi personal hingga refleksi sosial, dari nostalgia hingga eksperimen visual, karya-karya mereka akan menawarkan pengalaman yang beragam dan inspiratif. Nantikan karya-karya luar biasa dari para seniman ini di 2Madison Gallery pada 2026!

 

Ditulis oleh Noverdy R

Published on  Updated on  

Leave a comment