Jakarta kembali menjadi ruang pertemuan gagasan arsitektur dan budaya melalui Pameran Ekskursi Arsitektur UI 2025: Tana Toa. Pameran ini merupakan bagian dari program kerja tahunan yang telah lama menjadi tradisi akademik Ikatan Mahasiswa Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia (IMA FTUI). Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1965 oleh Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia, ekskursi arsitektur hadir sebagai wadah pembelajaran kontekstual yang mengajak mahasiswa turun langsung ke lapangan untuk memahami arsitektur secara menyeluruh, tidak hanya sebagai bentuk fisik, tetapi juga sebagai cerminan kehidupan masyarakat.

Dokumentasi Foto Suasana Pameran Ekskursi Arsitektur UI 2025 “Tana Toa”
Berlokasi di Galeri Emiria Soenassa, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pameran ini menghadirkan hasil perjalanan dan riset Tim Ekskursi Arsitektur UI 2025 ke kawasan Tana Toa, wilayah adat Suku Kajang di Sulawesi Selatan. Melalui medium visual, dokumentasi, dan narasi ruang, pengunjung diajak menyelami proses penelusuran yang dilakukan tim selama ekskursi. Galeri disulap menjadi ruang reflektif yang tidak hanya menampilkan hasil akhir, tetapi juga perjalanan berpikir dan pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai lokal yang hidup di tengah masyarakat adat.


Dokumentasi Foto Suasana Pameran Ekskursi Arsitektur UI 2025 “Tana Toa”
Mengusung tema “Anjaga Ahere, Mengantara di Tana”, pameran ini menyoroti bagaimana arsitektur tumbuh dan berkembang selaras dengan adat istiadat, alam, serta keseimbangan hidup Suku Kajang. Prinsip hidup sederhana, penghormatan terhadap alam, dan ketaatan pada nilai leluhur tercermin kuat dalam tatanan ruang, bentuk bangunan, hingga pola permukiman masyarakat Tana Toa. Tema ini menjadi benang merah yang menghubungkan seluruh karya dan dokumentasi, sekaligus menjadi ajakan untuk memahami arsitektur sebagai praktik yang berakar pada etika dan kearifan lokal.


Dokumentasi Foto Suasana Pameran Ekskursi Arsitektur UI 2025 “Tana Toa”
Secara keseluruhan, Pameran Ekskursi Arsitektur UI 2025 menampilkan seluruh hasil penelusuran dan dokumentasi yang berhasil dikumpulkan oleh Tim Ekskursi selama proses penelitian lapangan. Pameran ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi atas kerja akademik mahasiswa, tetapi juga sarana edukasi bagi publik untuk mengenal kekayaan arsitektur Nusantara yang lahir dari harmoni antara manusia, budaya, dan lingkungan. Melalui pameran ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya pelestarian nilai lokal dalam praktik arsitektur masa kini dan masa depan dapat terus tumbuh dan terjaga.

Dokumentasi Foto Suasana Pameran Ekskursi Arsitektur UI 2025 “Tana Toa”
Ditulis oleh Noverdy R

