[PRESS RELEASE] “IT'S Y(O)UR TIME” Sebuah Pameran Kolektif 2Madison Gallery 2026

January 29, 2026
[PRESS RELEASE] “IT'S Y(O)UR TIME” Sebuah Pameran Kolektif 2Madison Gallery 2026
Published on  Updated on  

Jakarta, Indonesia - IT’S Y(O)UR TIME merupakan sebuah pernyataan sekaligus ajakan untuk merefleksikan kembali makna kebersamaan di tengah realitas masyarakat Indonesia yang semakin terfragmentasi oleh perbedaan pandangan, prinsip, arus informasi, serta maraknya hoaks. Pameran kolektif ini dihadirkan sebagai ruang temu, dialog, dan kesadaran bersama bahwa berbagai persoalan bangsa sejatinya bukan milik satu individu, kelompok, atau wilayah semata, melainkan tanggung jawab kolektif.

Beragam isu seperti bencana alam, keterbatasan lapangan pekerjaan, hingga ketimpangan sosial kerap dipersepsikan sebagai masalah “orang lain”. Melalui IT’S Y(O)UR TIME, para seniman mengajak publik untuk menyadari bahwa rasa memiliki dan kepedulian tidak seharusnya berhenti pada batas geografis maupun kepentingan personal. Sebagaimana kesulitan adalah tanggung jawab bersama, kebanggaan pun merupakan milik kolektif. Prestasi satu individu, komunitas, atau daerah adalah bagian dari kebanggaan bangsa secara keseluruhan.

Dalam konteks ekosistem seni rupa Indonesia, semangat tersebut menjadi semakin relevan. Kesempatan seorang seniman ”baik muda maupun senior” untuk berpameran bukan semata pencapaian personal, melainkan momentum kolektif yang layak dirayakan bersama. Dukungan, kebahagiaan, serta rasa bangga dari lingkungan sekitar menjadi energi yang saling menguatkan dan berperan penting dalam menumbuhkan ekosistem seni yang sehat dan inklusif.

Melalui pameran kolektif ini, para seniman menyuarakan pesan bahwa waktu ini adalah milik kita semua. Your happiness is our happiness. IT’S Y(O)UR time.

Seniman & Kolektif yang Berpartisipasi:

1. Biro Tanpa Tanda Djasa

Anggota: Nadia Mahatmi, Adhreza Brahma, Luisa Erica, Rani Aryani, Mariska Legia, Christina Flora

“Biro Tanpa Tanda Jasa brings together design lecturers who continue to make art as an act of resistance against academic routine: grading, administration, publication targets, and institutional bureaucracy. Their practice emerged from the tension between formality of teaching and the exploration of creating. In this sense, art becomes a way to preserve curiosity, sensitivity, and risk-taking. For them, making art is not extracurricular, it is a way to ensure creative life survives inside academia.”

2. Blitzkrieg Club

Anggota: Thy Atelier, Anwita Citriya, Ria Ridwana, Rhoald Marcellius, Bonaventura Kevin, Claudia Clara, Ramzi Firhad, Yenni Laud

"Yang pasti, kami merasa sangat beruntung bisa mendapatkan kesempatan untuk berpameran di 2Madison. Rasanya menyenangkan sekali melihat semakin banyak galeri yang terbuka terhadap seniman-seniman baru. Semoga dengan ini dapat mendorong terciptanya ekosistem seni yang lebih inklusif dan beragam, sekaligus memotivasi seniman-seniman baru untuk semakin aktif berpameran." - Anwita Citriya, Perwakilan dari Blitzkrieg Club

3. eSeR93

Anggota: Deden Hendan Durahman, Deny Murtiyono, Dina Riyanti, Feni Afiani, Heni Pujaswati, Muhammad Yahya Hidayat, Nino Puriando, Punjung Wratsongko, Sandy Rismantojo, Triyadi Guntur Wiratmo, Veri Apriyatno, Yandi Prayudhi

"Kami sebagai generasi seniman dan desainer yang sedang menuju masa immortal, merasa sangat beruntung dapat berpartisipasi dalam pameran ini sekaligus sebagai masa untuk kami kembali berkarya bersama dengan mengenang masa-masa kebersamaan yang sudah terjalin sejak tahun 1993. Terimakasih kepada 2Madison yang memberi kesempatan untuk kami mengekspesikan karya-karya kami serta semoga 2Madison dapat mengembangkan networking dan showcase tidak hanya nasional. Harapan kami agar kesempatan  seperti juga akan lebih terbuka bagi komunitas-komunitas seni di Indonesia agar dunia seni dan desain Indonesia semakin terdepan."

4. MSG Collective

Anggota: Gani Gaber, Mivetboi, Favian Ra, Fildzayu, Toxicmotel, Hagatara, Rama Penyu

“Sangat baik, karena hari ini jarang adanya pameran yang mengumpulkan beberapa seniman dalam satu pameran diluar art fair atau art festival. harapannya untuk ekosistem seni di indonesia kedepannya harus lebih kritis dan baik lagi menanggapi isu dunia yang sedang berubah drastis. jadi seniman tidak bersuara sendiri, namun disupport oleh galeri, kritikus seni atau masyarakat yang nantinya membentuk ekosistem yang kritis dan saling membangun.” - Gani Gaber, Perwakilan dari MSG Collective

5. NPC (Nostalgic Playful Collective)

Anggota: Antonio Reinhard, Fanny Yahya, Widya Ika Lestari, Fariz Revansa, Findy Tian, Shavira Mada, Tiko Betus, Jason Arifin, Khovifa Sangyan Budaya

“Kesempatan memamerkan karya kami di 2Madison adalah momen yang sangat berarti bagi kolektif kami. Kami berharap pameran ini bisa menjadi jembatan yang menguatkan ekosistem seni Indonesia, membuka ruang untuk kolaborasi, dan menumbuhkan inspirasi bagi semua seniman.”

6. Sarang Tengah Art Collective

Anggota: Abdul Irsyad, Hafidh Nur Alfarizi, Imam Bawon, Ricky Roganda, Rusdan Efendi, Rizky Romansyah, Toad Nur Alim

"Kami dari Sarang Tengah merasa sangat terhormat dapat bergabung dan berkolaborasi dalam pameran kolektif bersama 2madison. Bagi kami, kesempatan ini bukan sekadar pameran, melainkan sebuah langkah nyata dalam memperluas ruang bagi kolektif-kolektif seni untuk bertumbuh. Besar harapan kami agar inisiatif seperti ini mampu memicu lahirnya ekosistem seni yang lebih inklusif, di mana kelompok-kelompok kecil dapat saling berjejaring dan bekerja sama. Kami bermimpi melihat bibit-bibit seniman muda Indonesia tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar seperti Jakarta, bandung atau Jogja, tetapi juga tumbuh subur dari berbagai daerah lainnya. Semoga kolaborasi ini menjadi pembuka jalan bagi karir seniman lokal untuk bersinar di kancah nasional maupun internasional, serta menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi para pelaku seni."







Dokumentasi Behind The Scene Para Seniman pada saat Proses Pembuatan Karya

Rangkaian Acara:

  • Pre-launch:
    1 Februari 2026
  • Meet & Greet:
    14 Februari 2026 | 10.00–12.00 WIB
  • Pameran Terbuka untuk Umum:
    15 Februari – 15 Maret 2026 | 11.00–19.00 WIB

Pameran THIS IS (Y)OUR TIME diharapkan menjadi ruang pertemuan antara karya, gagasan, dan publik, sekaligus pengingat bahwa kebersamaan, empati, dan rasa memiliki adalah fondasi penting dalam menghadapi tantangan masa kini dan masa depan.

Dokumentasi Area Pameran 2Madison Gallery, Lantai 2 oleh Tim SpaceJakarta

Dokumentasi Area Pameran 2Madison Gallery, Lantai 3 oleh Tim SpaceJakarta

 

Informasi:
Lokasi: PROMENADE 20, Jl. Bangka Raya No.20 Unit A, RT.11/RW.3, Kemang
Instagram: @2madison_gallery / @space_jakarta
Website: 2madison.com

Published on  Updated on  

Leave a comment