Jakarta tidak hanya dikenal sebagai pusat pemerintahan dan bisnis, tetapi juga menyimpan destinasi wisata edukatif yang kaya akan sejarah, salah satunya adalah Museum Bahari. Terletak di kawasan Jakarta Utara, museum ini menjadi tempat rekomendasi bagi siapa saja yang ingin belajar dan memahami sejarah maritim Indonesia secara lebih mendalam. Museum Bahari berdiri di area bekas gudang rempah peninggalan kolonial Belanda, sehingga suasana historisnya sudah terasa sejak pengunjung pertama kali melangkahkan kaki ke dalam area museum.
Dokumentasi Foto Koleksi di Museum Bahari Jakarta oleh Tim SpaceJakarta
Museum Bahari menyajikan berbagai koleksi yang menggambarkan kejayaan maritim Nusantara dari masa ke masa. Di dalamnya, pengunjung dapat melihat miniatur kapal tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, peta pelayaran kuno, hingga alat navigasi yang digunakan pada masa lampau. Tidak hanya itu, museum ini juga menampilkan figur dan informasi tokoh-tokoh penting yang memiliki peran besar dalam sejarah maritim Indonesia. Melalui koleksi tersebut, pengunjung diajak memahami bagaimana laut menjadi jalur utama perdagangan, penyebaran budaya, dan interaksi antarbangsa sejak berabad-abad lalu.

Dokumentasi Foto Koleksi di Museum Bahari Jakarta oleh Tim SpaceJakarta
Salah satu tokoh lokal yang mendapat perhatian khusus di Museum Bahari adalah Laksamana Malahayati, pahlawan perempuan dari Aceh yang dikenal karena keberaniannya melawan penjajah pada masa kolonialisme. Selain tokoh Nusantara, museum ini juga menghadirkan figur penjelajah dunia yang pernah singgah atau memiliki pengaruh terhadap jalur maritim Indonesia, seperti Vasco de Gama, Ferdinand Magellan, dan Jan Huygen van Linschoten. Kehadiran tokoh-tokoh ini memberikan gambaran tentang bagaimana bangsa Eropa mulai mengenal dan menjelajahi wilayah Nusantara melalui jalur laut.
Dokumentasi Foto Koleksi di Museum Bahari Jakarta oleh Tim SpaceJakarta
Tak hanya penjelajah dari Barat, Museum Bahari juga mengangkat tokoh-tokoh besar dari dunia Timur, seperti Laksamana Cheng Ho, Marco Polo, dan Ibnu Batuta. Mereka dikenal sebagai pelancong dan penjelajah yang mencatat kekayaan budaya serta potensi maritim wilayah Asia, termasuk Indonesia. Dengan penyajian yang informatif dan edukatif, Museum Bahari menjadi destinasi wisata yang tepat bagi pelajar, wisatawan, maupun masyarakat umum yang ingin menelusuri jejak kejayaan maritim Indonesia. Kunjungan ke museum ini bukan sekadar rekreasi, tetapi juga perjalanan sejarah yang memperkaya wawasan tentang identitas bangsa sebagai negara maritim.
Informasi:
Lokasi: Museum Bahari Jakarta, Jakarta Utara
Operasional: Selasa-Minggu (08.00-16.00)
Instagram: @museumkebaharianjkt
Ditulis oleh Noverdy R

