Terbentuk pada 2025 dan berbasis di Jakarta, NPC / Nostalgic Playful Collective hadir sebagai laboratorium kreatif bagi perupa muda yang menggabungkan nostalgia dan unsur permainan dengan refleksi sosial. Kolektif ini memanfaatkan ingatan personal dan budaya populer sebagai pintu masuk untuk membicarakan isu-isu yang dekat dengan kehidupan generasi masa kini, mulai dari identitas, kecemasan generasional, relasi sosial, hingga absurditas kehidupan modern. Karya-karya yang dihadirkan terasa luwes, akrab, dan naratif, sekaligus tetap kontekstual dan kritis terhadap realitas yang melingkupi generasi muda hari ini.
Dokumentasi Foto Grup NPC pada saat Proses Display Karya di 2Madison Gallery
Antonio Reinhard merupakan seniman ilustrator dengan kiprah internasional yang kuat. Ia meraih IBBY Honor List 2022 untuk ilustrasi Sutasoma, The Faithful Prince serta terpilih sebagai finalis Young Guns 23 pada 2025. Karyanya telah dipamerkan dalam berbagai ajang internasional, antara lain 100+ ASIA x Dia.Lo.Gue di Shenzhen dan GAF x JICAF di Shanghai (2025), serta secara aktif berpartisipasi dalam Jakarta Illustration & Creative Arts Fair (JICAF) sejak 2023.
Dokumentasi Foto dan Karya-karya Seniman Antonio Reinhard
Fanny Yahya adalah pelukis yang aktif berpameran di berbagai ruang seni di Jakarta. Pada 2025, ia terlibat dalam sejumlah pameran seperti Lebar-Lebur Exhibition di Balai Pustaka, Pameran Kecil Itu Keren di Taman Ismail Marzuki, Takeaway Art #1, serta Sun Print Exhibition “Life Souvenir” di Toi Art Cafe. Praktik berkaryanya banyak mengeksplorasi keseharian dan ingatan personal dengan pendekatan visual yang intim dan ekspresif.
Dokumentasi Foto dan Karya-karya Seniman Fanny Yahya
Widya Ika Lestari merupakan perupa yang aktif berpameran di berbagai galeri dan ruang seni. Karyanya ditampilkan dalam pameran Hidden Gem Food and Music dan JOMO Art Exhibition di Amuya Gallery (2025), Titiktemu di Cianjur Creative Center (2025), serta pameran Sekar Abirupa (Jakarta, 2021–2022) dan Manunggal Exhibition (Jakarta, 2025). Karya-karyanya kerap menghadirkan refleksi personal yang bersinggungan dengan ruang sosial.
Dokumentasi Foto dan Karya-karya Seniman Widya Ika Lestari
Fariz Revansa adalah pelukis yang aktif berpameran dan meraih berbagai penghargaan seni. Ia memperoleh Juara 1 Lomba Lukis Rektor Cup UNJ (2024), Juara 2 Lomba Lukis Hidden Gem di Amuya Gallery (2025), serta Juara Favorit Lomba Lukis Nasional Erlangga Art Award (2023). Karyanya telah dipamerkan di sejumlah ruang seni di Jakarta, termasuk Bellevue Art Space dan Museum Gajah.
Dokumentasi Foto dan Karya-karya Seniman Fariz Revansa
Findy Tian merupakan pelukis yang aktif berpameran di berbagai kota di Indonesia. Karyanya ditampilkan dalam pameran seperti Bogor Illustration Fair Vol. 2 (2024), Illustration Wee Can Fest (2023), serta pameran tunggal Kucing di Malang (2021). Sejak 2018, ia konsisten berpameran di Bandung, Jakarta, Ubud, Malang, dan Pasuruan dengan gaya visual yang dekat dengan ilustrasi dan narasi personal.
Dokumentasi Foto dan Karya-karya Seniman Findy Tian
Shavira Mada adalah seniman yang aktif berpameran di berbagai ruang seni di Indonesia dan peraih penghargaan pemenang zine festival Once Upon a Time dari Glasgow Zine Library, Inggris (2023). Karyanya telah ditampilkan di Museum Bahari, Taman Ismail Marzuki dalam rangka 50 Tahun Jakarta Biennale, serta di sejumlah galeri seperti Galeri Emiria Soenassa, Studio54, dan Galeri Cemara.
Dokumentasi Foto dan Karya-karya Seniman Shavira Mada
Khovifa Sangyan Budaya merupakan seniman lukis yang aktif berpameran dan meraih sejumlah penghargaan, di antaranya Juara 2 Painting Competition Hidden Gem di Amuya Gallery dan Juara 3 Couple Painting Competition Park Serpong. Pada 2024–2025, karyanya dipamerkan di berbagai ruang seni seperti Museum Indonesia, Taman Ismail Marzuki, Taman Budaya Jawa Tengah, Bellevue Art Space, dan Amuya Gallery.
Dokumentasi Foto dan Karya-karya Seniman Khovifa Sangyan Budaya
Tiko Betus adalah seniman yang aktif berpartisipasi dalam berbagai pameran seni. Karyanya telah dipamerkan di ruang-ruang seperti Selasar Sunaryo (Bandung), Museum Bahari (Jakarta), Cemara 6 Gallery (Jakarta), serta sejumlah art space di Tangerang dan Bogor. Praktiknya bergerak di antara eksplorasi medium dan narasi personal yang bersifat reflektif.
Dokumentasi Foto dan Karya-karya Seniman Tiko Betus
Jason Arifin merupakan ilustrator dan seniman visual yang meraih Rank C Rookie Awards untuk Motion Graphics di Amerika Serikat (2023). Ia berpartisipasi dalam berbagai pameran, termasuk Comic Frontier XIX–XX bersama Weepies Hut Jr. Collective di ICE BSD, serta SCAD Fall Open Studio di Savannah, Georgia. Karyanya menjembatani ilustrasi, seni visual, dan bahasa digital kontemporer.
Dokumentasi Foto dan Karya-karya Seniman Jason Arifin
Sebagai sebuah kolektif, NPC / Nostalgic Playful Collective merayakan keberagaman praktik dan perspektif para anggotanya sebagai kekuatan bersama. Melalui nostalgia dan permainan, NPC mengajak audiens untuk melihat ulang realitas dengan cara yang lebih reflektif dan cair. Kolektif ini akan berpartisipasi dalam pameran “IT'S Y(O)UR TIME” di 2Madison Gallery.
Ditulis oleh Noverdy R

