Sarang Tengah Art Collective: Merawat Arah, Merayakan Tumbuh Bersama

January 31, 2026
Sarang Tengah Art Collective: Merawat Arah, Merayakan Tumbuh Bersama
Published on  Updated on  

Sarang Tengah Art Collective berdiri pada November 2022 sebagai wujud semangat mahasiswa untuk menciptakan ruang berekspresi di luar ranah akademik. Kolektif ini hadir sebagai wadah diskusi, produksi karya, serta saling dukung dalam proses kreatif para anggotanya. Sejak pameran perdana hingga keterlibatan dalam proyek mural publik dan kegiatan komunitas, Sarang Tengah terus mengeksplorasi praktik kolektif sebagai cara belajar bersama dan menjaga kebebasan berekspresi tanpa kehilangan arah, serta menegaskan seni sebagai ruang pertemuan gagasan, pengalaman, dan kepekaan sosial.

Dokumentasi Foto Grup Sarang Tengah Art Collective pada saat Proses Display Karya di 2Madison Gallery

Abdul Irsyad menghadirkan praktik visual yang berangkat dari ingatan personal, budaya pesisir, dan spiritualitas. Dalam karyanya, pipa-pipa yang saling terhubung dan figur bermotor kerap muncul sebagai simbol kebebasan, energi, dan perlawanan. Elemen-elemen ini membangun narasi tentang gerak, keterhubungan, dan pencarian makna di tengah perubahan. Karyanya telah dipamerkan dalam Ruwat Rawat di Tuban serta Kita Orang Blue & White di Malaysia.

Dokumentasi Foto dan Karya-karya Seniman Abdul Irsyad

Hafidh Nur Alfarizi dikenal melalui lukisan dekoratif dengan figur robot sebagai karakter utama. Melalui visual robot dan lego yang menirukan tradisi, Hafidh menyoroti perubahan perilaku generasi muda akibat teknologi yang perlahan menggeser nilai-nilai budaya timur. Karyanya bergerak di antara kritik dan harapan yang merupakan sebuah ajakan agar nilai-nilai lama tidak sekadar dikenang, tetapi tetap dikenali dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dokumentasi Foto dan Karya-karya Seniman Hafidh Nur Alfarizi

M. Imam Bawon memandang seni sebagai medium reflektif dan ekspresi personal yang lahir dari keheningan. Karyanya menekankan kesadaran ekologis dengan menghadirkan imaji dedaunan, angin, serta kehidupan kecil di bebatuan. Melalui pendekatan yang sederhana dan kontemplatif, Ia mengingatkan bahwa menjaga alam bukanlah aksi monumental semata, melainkan rangkaian sikap kecil yang jujur dan manusiawi.

Dokumentasi Foto dan Karya-karya Seniman Imam Bawon

Ricki Roganda menggunakan seni sebagai medium untuk menyuarakan realitas sosial dan lingkungan yang kerap terabaikan. Karya-karyanya tampil ekspresif melalui goresan spontan, tekstur kasar, lapisan warna yang dinamis, serta komposisi emosional. Di dalam ketegangan antara harapan dan kenyataan, Ricki membuka ruang dialog tentang relasi manusia dengan lingkungannya dan jejak yang ditinggalkan oleh setiap tindakan.

Dokumentasi Foto dan Karya-karya Seniman Ricki Roganda

Rusdan Efendi berangkat dari pengalaman hidup dan perpindahan ruang sebagai fondasi penciptaannya. Pada awalnya, ia banyak menyoroti kehidupan pondok pesantren sebagai sumber nilai dan identitas. Seiring waktu, fokusnya bergeser pada tema adaptasi, sebuah negosiasi antara nilai lama dan konteks baru. Figur manusia bunglon menjadi metafora visual tentang kemampuan bertransformasi, berbaur, dan menyesuaikan diri tanpa kehilangan jati diri.

Dokumentasi Foto dan Karya-karya Seniman Rusdan Efendi

Rizky Romansyah, seniman asal Surakarta, menghadirkan simbol-simbol budaya Jawa seperti Klono, Punakawan, dan kapal Majapahit yang dideformasi serta dipadukan dengan elemen kontemporer. Pendekatan ini menciptakan dialog antara tradisi dan realitas modern, menghadirkan ulang warisan budaya sebagai sesuatu yang hidup, lentur, dan relevan dengan konteks masa kini.

Dokumentasi Foto dan Karya-karya Seniman Rizky Romansyah

Toad Nur Alim menampilkan figur boneka bergaya animasi dan kartun sebagai simbol nostalgia, emosi, serta kerentanan batin. Karyanya memadukan dunia imajinatif dengan refleksi psikologis, merangkai ingatan personal ke dalam bahasa visual yang akrab bagi generasinya. Melalui kesan ringan namun intim, Toad mengajak penonton menyelami perasaan-perasaan yang kerap tersembunyi di balik keseharian.

Dokumentasi Foto dan Karya-karya Seniman Toad Nur Alim

Dokumentasi Foto-foto Kegiatan Grup Sarang Tengah Art Collective

Melalui beragam pendekatan dan latar belakang, Sarang Tengah Art Collective menegaskan dirinya sebagai ruang pertemuan ide, pengalaman, dan pencarian bersama. Dalam semangat kolektif yang terus tumbuh, Sarang Tengah akan menghadirkan karya-karya terbarunya dalam pameran IT'S Y(O)UR TIME di 2Madison Gallery 2026.

 

Ditulis oleh Noverdy R

Published on  Updated on  

Leave a comment