Toxic Motel atau yang juga dikenal sebagai Tomo merupakan seniman asal Jakarta yang tergabung dalam MSG Collective. Dalam praktik berkaryanya, ia dikenal memadukan estetika psychedelia, surealisme, dan sentuhan glitch digital yang khas. Perpaduan ini membuat karyanya terasa seperti lanskap mimpi yang sedikit kacau, namun justru di situlah letak daya tariknya. Melalui medium acrylic on canvas, Tomo tidak hanya menghadirkan visual yang kuat, tetapi juga menyisipkan refleksi tentang berbagai fenomena sosial yang terjadi di sekelilingnya. Karyanya sering kali terasa seperti potongan pikiran yang dituangkan ke kanvas liar, penuh simbol, namun tetap memiliki cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dokumentasi Foto Diri Toxic Motel dan Foto Karyanya pada Pameran di 2Madison Gallery, Kemang oleh Tim SpaceJakarta
Salah satu karya terbarunya berjudul “Menolak Maghrib”, sebuah karya yang berbicara tentang proses regenerasi yang tidak selalu berjalan mulus. Dalam karya ini, Tomo menangkap ketegangan yang sering muncul antara generasi tua dan generasi muda. Keduanya sama-sama memegang teguh keyakinan dan cara pandangnya sendiri, sehingga dialog yang seharusnya membangun justru berubah menjadi perlawanan. Akibatnya, tujuan awal yang seharusnya menjadi titik temu perlahan terlupakan. “Menolak Maghrib” menjadi semacam metafora tentang masa peralihan tentang bagaimana sebuah generasi mencoba bergerak maju, sementara yang lain berusaha mempertahankan apa yang sudah ada.
Dokumentasi Pengunjung Pameran di 2Madison Gallery, Kemang oleh Tim SpaceJakarta
Karya berikutnya, “Hinoeuma Rhapsody,” berangkat dari gagasan tentang tahun Kuda Api dalam penanggalan China. Bagi Tomo, simbol ini menyimpan energi yang besar, liar, dan tak jarang destruktif. Namun kehancuran yang dimaksud bukan semata-mata negatif. Dalam interpretasinya, energi Kuda Api justru diperlukan untuk meruntuhkan pola-pola lama “lagu-lagu lama” yang sudah tidak lagi relevan.
Dokumentasi Tomo saat Menjelaskan Karya dan Foto Pengunjung Pameran di 2Madison Gallery, Kemang oleh Tim SpaceJakarta
Sementara itu, karya ketiga berjudul “Orator” menyentuh realitas politik masa kini. Tomo menggambarkan dunia yang dipenuhi janji-janji, pidato, dan narasi besar yang sering kali terasa kosong. Dalam karya ini, sosok orator hadir sebagai simbol dari suara-suara yang terus berbicara, namun belum tentu membawa kebenaran. Melalui pendekatan visualnya yang khas, Tomo seakan mengajak penonton untuk melihat lebih jauh, mempertanyakan mana yang tulus dan mana yang sekadar retorika. Ketiga karya ini terdapat pada pameran “IT’S Y(O)UR TIME!” di 2Madison Gallery, sebuah Art Gallery Jakarta di kawasan Kemang. Pameran berlangsung hingga 15 Maret 2026. Selain karya Toxic Motel, pengunjung juga dapat menemukan banyak karya menarik dari seniman lainnya. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi 2Madison Gallery.
Untuk Informasi Lebih Lanjut:
Instagram: @2madison_gallery dan @space_jakarta
Website: 2madison.com dan spacejakarta.com
Contact (WA): +62 818-661-918
Jadwal & Informasi Pengunjung:
Lokasi: 2Madison Gallery, Kemang – Lantai 2 dan 3
Tanggal: 15 Februari – 15 Maret 2026
Jam Operasional: 11.00 – 19.00 WIB
Terbuka untuk umum
Narasumber: Toxic Motel (Tomo)
Ditulis oleh Noverdy R

